Rekonstruksi Jalan Desa Legok di Dusun Ngering, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan rampung dikerjakan. Proyek pavingisasi senilai Rp399,4 juta meningkatkan akses dan mobilitas warga.
PASURUAN, SETAJAMPENA.COM
Rekonstruksi Jalan Desa Legok di Dusun Ngering, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, resmi rampung dikerjakan. Proyek yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur pedesaan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.
Pembangunan jalan menggunakan material paving block atau pavingisasi itu kini telah dapat dimanfaatkan oleh warga. Kehadiran infrastruktur baru tersebut diharapkan mampu menunjang aktivitas ekonomi, memperlancar akses transportasi, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.
Proyek Dikerjakan Sesuai Kontrak
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut bernama Rekonstruksi Jalan Desa Legok dengan Nomor SPK 00.3.2/077.PA.011/DAU/103/2026. Kontrak pekerjaan ditandatangani pada 8 Juni 2026 dengan nilai sebesar Rp399.416.740.
Pelaksanaan proyek dipercayakan kepada CV Timur Perkasa, sementara pengawasan dilakukan oleh CV Sae Cipta Consulindo.
Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu 60 hari kalender, dan kini pembangunan telah rampung sesuai jadwal sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedesaan. Program rekonstruksi jalan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah sekaligus memperkuat akses masyarakat menuju pusat kegiatan ekonomi maupun pelayanan publik.
Kepala Desa Legok, Nur Salam, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan atas terealisasinya pembangunan jalan di wilayahnya. Menurutnya, proyek tersebut merupakan kebutuhan yang telah lama dinantikan masyarakat.
“Alhamdulillah, dan terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Rusdi Sutejo, Bupati Pasuruan, yang telah merealisasikan pavingisasi di desa kami,” ujar Nur Salam kepada awak media.
Ia menilai kondisi jalan yang lebih baik akan memberikan manfaat langsung bagi warga karena akses transportasi menjadi lebih aman, nyaman, dan mudah dilalui sepanjang tahun, termasuk saat musim penghujan.
Sebelum dilakukan rekonstruksi, sebagian ruas jalan di Dusun Ngering kerap mengalami kerusakan. Saat hujan turun, permukaan jalan menjadi becek dan berlubang sehingga menghambat aktivitas masyarakat maupun distribusi hasil usaha warga.
Rampungnya pembangunan jalan juga disambut positif oleh masyarakat setempat. Salah satunya disampaikan Azis, warga Dusun Ngering yang sehari-hari berjualan mi ayam.
Azis mengaku kini dapat mendorong gerobaknya dengan lebih mudah karena kondisi jalan sudah rata dan nyaman dilalui. Menurutnya, perubahan tersebut sangat membantu aktivitas usahanya setiap hari.
“Terima kasih Pak Bupati, sekarang jalan yang saya lalui pulang pergi sudah bagus dan nyaman,” ungkap Azis.
Selain meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, keberadaan pavingisasi juga dinilai memperindah lingkungan permukiman serta memperlancar arus perekonomian warga. Jalan yang lebih baik memudahkan akses kendaraan maupun pejalan kaki sehingga aktivitas sosial dan ekonomi dapat berlangsung lebih efektif.
Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap seluruh masyarakat ikut menjaga dan merawat fasilitas umum yang telah dibangun menggunakan anggaran daerah. Dengan pemeliharaan yang baik, infrastruktur jalan di Desa Legok diharapkan memiliki usia pakai yang lebih panjang serta terus memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Editor: Syafi’i/red
