Aksi heroik penjaga perlintasan kereta api di Bangil, Kabupaten Pasuruan, berhasil menyelamatkan seorang pria dari bahaya tertabrak kereta. Anggota DPRD Pasuruan memberikan apresiasi atas kesigapan petugas.
PASURUAN, SETAJAMPENA COM
Aksi heroik penjaga pintu perlintasan kereta api di Desa Masangan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, berhasil menyelamatkan seorang pria dari bahaya maut saat kereta api hendak melintas, Minggu (26/7/2026). Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan menjadi perhatian masyarakat setelah videonya beredar luas.
Dalam rekaman CCTV, seorang pria tampak berjalan mendekati jalur rel aktif ketika kereta api sudah berada dalam jarak yang semakin dekat. Melihat situasi yang sangat berbahaya, petugas penjaga perlintasan langsung berlari menuju lokasi tanpa menunggu bantuan dari pihak lain. Ia kemudian menarik pria tersebut menjauh dari rel dan membawanya ke tempat yang aman beberapa saat sebelum kereta melintas.
Berkat tindakan cepat itu, pria tersebut berhasil selamat tanpa mengalami luka parah. Setelah berada di lokasi yang aman, petugas bersama warga langsung mengamankan pria tersebut agar tidak kembali mendekati area rel.
Hingga kini, penyebab pria tersebut berada di sekitar jalur rel aktif masih belum diketahui secara pasti. Belum ada keterangan resmi yang menjelaskan apakah tindakan itu disengaja atau dipicu oleh faktor lain. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak membangun spekulasi sebelum ada penjelasan dari pihak berwenang.
Peristiwa tersebut kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan di kawasan perlintasan kereta api. Jalur rel merupakan area berbahaya yang hanya boleh diakses untuk kepentingan tertentu sesuai ketentuan. Kelalaian sekecil apa pun dapat berakibat fatal, terlebih saat kereta melintas dengan kecepatan tinggi.
Aksi sigap penjaga perlintasan juga memperlihatkan bahwa kesiapan petugas di lapangan memiliki peran penting dalam mencegah kecelakaan. Keputusan yang diambil dalam hitungan detik mampu menyelamatkan satu nyawa dari ancaman yang nyata.
Aksi penyelamatan tersebut mendapat apresiasi dari anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Febri Irawan Darwis, pada Selasa (28/7/2026). Ia menilai keberanian dan ketanggapan petugas layak menjadi contoh dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Febri, keberadaan palang pintu perlintasan memang menjadi salah satu perangkat keselamatan penting. Namun, peralatan tersebut tidak akan sepenuhnya efektif tanpa didukung kepedulian dan respons cepat dari petugas di lapangan.
“Tetap utamakan keselamatan dan jangan pernah berada di area rel kereta api selain untuk keperluan yang diizinkan,” tegas Febri.
Ia juga mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi aturan keselamatan di sekitar jalur kereta api. Kesadaran bersama dinilai menjadi faktor utama dalam menekan angka kecelakaan di perlintasan maupun di sepanjang rel aktif.
Peristiwa di Desa Masangan menjadi pengingat bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Di tengah situasi yang berlangsung sangat cepat, aksi heroik penjaga perlintasan berhasil menyelamatkan satu nyawa sekaligus menunjukkan pentingnya kewaspadaan, profesionalisme petugas, dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan keselamatan di kawasan rel kereta api.
Editor Syafi’i/red
