Berita Warna Warni

Mengenang kembali momen semasa seragam putih abu abu IPS 2 SMANSA Bima tahun 1986.

Momen foto kebersamaan saat jelang akhir dimasa SMAN 1 Bima tahun 1986.SP/AUDIA

SETAJAMPENA. Com, Bima.
Mengenang kembali momen semasa seragam putih abu abu IPS 2 SMANSA Bima era 1986, bahasa kerennya dari si Arthur “Reminiscing High School Days”.

Mengenang masa SMA selalu membawa rasa rindu pada cerita seru seperti jam kosong, jajanan di kantin, dan keriuhan bersama teman sebangku, maupun seluruh teman sekelas IPS 2.

Momen Paling Dirindukan semasa SMA adalah ketika saat Jam Kosong tidak ada guru yang mengisi mata pelajaran, ada yang memanfaatkan momen itu sekedar ngobrol bersama teman akrab didalam kelas, ada yang memanfaatkan ngobrol dengan pacar sesama sekelas, ada yang mengunjungi kantin dibelakang sekolah, dimana Tempat nongkrong yang paling seru, bercerita, bikin gosip, dan berbagi makanan bojo ncango khas mbojo dengan cocoran sambel terasi pedas, walau kantin bangunan jaman dulu berupa gubuk bambu bukan bangunan sekolah tapi milik penjaga sekolah saat itu.

Kisah lain adalah teman Sebangku yang merupakan Sosok paling akrab yang tahu semua rahasia dan kebiasaan kita, seperti kisah kasih dimasa remaja, kisah suka-duka cinta monyet yang malu-malu. Kisah terlambat datang saat Upacara bendera setiap hari senin, berlari menghindari gerbang ditutup atau hukuman berdiri di lapangan, rambut di potong guru ketika lagi gondrong, celana dirobek bagian bawah oleh guru pengawas upacara karena modelnya terlalu ketat menjadi momen paling seru untuk diingat.

Dulu Cuma Punya Teman sebangku yang lebih paham segalanya, namun dunia semasa SMA mungkin sudah berlalu, tawa, canda, dan kebersamaan itu masih tersimpan rapi di masa tua sekarang dan kita sudah berjauhan terpencar diseantoro Nusantara, mengisi dan menikmati kehidupan masing masing.

Kenangan Itu akan selalu melekat yaitu putih abu-abu, seragam yang menjadi nyawa, Akan kubalas jasamu ibu dan bapak guru, ada teman saat itu yang merasakan Cinta membara dan padam sesukanya.

Masa SMA terasa sangat berkesan karena adanya persahabatan yang kuat, minimnya beban tanggung jawab, serta momen pencarian jati diri yang penuh warna. Mengapa alasan utama masa SMA selalu dikenang, diantaranya, teman yang Solid dengan kebersamaan setiap hari, teman untuk tertawa bersama, dihukum bersama, atau melakukan hal konyol menciptakan ikatan emosional yang sulit dilupakan.

Saat itu masih fokus pada sekolah dan pertemanan, belum terbebani oleh masalah pekerjaan, uang, atau keluarga seperti saat dewasa sekarang, Masa remaja di SMA adalah waktu pertama kali mencoba banyak hal baru, mulai dari cinta monyet, ikut organisasi, hingga salah langkah yang menjadi pelajaran berharga.

Dimasa Sekolah, apalagi salah satu SMA Favorit didaerah Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yaitu SMAN 1 Bima, ada kebanggaan (Pride) tersendiri bagi siswa siswi kala itu, ketika saat berangkat dan pulang sekolah berjalan kaki bersama siswa SMA swasta disitulah rasa percaya diri semakin kuat. Ketua kelas selama IPS 2 cuma ada dua Ketua kelas yaitu M. Yusuf dan Ahmad, kami semua selalu mendukung apa yang menjadi komando dari Ketua kelas.

Yang menjadi kebanggaan dan sekaligus teman teman pada iri secara positif saat sekolah adalah dua sosok yang selalu bergantian menjadi bintang kelas IPS 2 SMANSA Bima yaitu DAHLIA dan RAJIMAN. Dengan guru wali kelas Bapak Ramli, kami seluruh siswa siswi IPS, 2 adalah M. Yusuf sebagai ketua kelas dan Ahmad, Roskomalaedewi, Dewi Piansari, Dewi Sukaesih, Siti Fatimah, Hamillah, Nurhaidah, Henny Yuliana, Siti Arjuna, Anna Mariana, Rohana, Mbak Titi, Yayat Sugiarti bintang dari Bandung yang selalu jadi perhatian kaum lelaki kala itu, Suhartini, Gamarwati, Nurnaningsih, Maujud, Irawan, Arthur B.Rotte, Firman, Jamaluddin, Juwaidin, Burhan, Syaiful, Hikmahjaya adalah nama nama yang familiar dihati kita semua. Pertemanan sejati sesama anggota kelas IPS 2 selalu kami jaga.

(Hikmah/hiki Jurnalis SETAJAMPENA.Com)

Redaktur : Audi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *