Berita Warna Warni

Rumah Warga Srengat Blitar Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta

SETAJAMPENA.com, Blitar – Kebakaran terjadi lagi, kali ini menimpa rumah milik Imam Badri (63), warga Kelurahan/Kecamatan Srengat. Kejadian kebakaran tersebut bermula saat korban memanasi mesin mobilnya jenis Carry. Saat mobil dipanasi, keluar percikan api dari mesin mobilnya. Tanpa disadari korban bahwa di samping mobil ada bensin, api langsung menyambar bahan bakar bensin tersebut. Dengan cepat api membara dan membakar sofa yang berdekatan dengan mobil. Spontan Imam Badri berusaha memadamkan api, namun nahas, api menyambar lengan kanan dan kakinya. Langsung Imam menyelamatkan diri sambil berteriak minta tolong.

Menurut keterangan Irfan Sambi, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar di TKP kepada Surabaya Pagi, diduga api berasal dari arus pendek kelistrikan mobil yang mengalami konsleting.

Dalam peristiwa sesuai laporan polisi, korban mengalami kerugian material sebesar Rp150 juta sampai Rp200 juta, termasuk mobil Carry, dua buah sepeda motor jenis Honda Supra dan Honda Beat, selain fisik rumah yang ludes terbakar, dan barang berharga lainnya.

Polres Blitar Kota melalui Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, kepada wartawan mengatakan setelah pihaknya (Polsek Srengat) menerima laporan atas terjadinya kebakaran, spontan langsung mendatangi TKP sekaligus menghubungi pihak Damkar Kabupaten Blitar.

“Betul, diduga api diduga berasal dari mobil yang dipanasi korban yang mengalami konsleting perapian dari mesin mobil. Korban berusaha memadamkan api, rupanya kobaran api makin membesar, bahkan menyambar korban. Langsung korban keluar dari kobaran api dan berteriak minta tolong, namun api cepat membesar dan membakar rumahnya, termasuk perabotan isi rumah,” kata AKP Samsul Anwar.

Dan beberapa menit setelah dua mobil pemadam datang, langsung melakukan pemadaman api. Sekitar 1 jam api berhasil dipadamkan. Untuk korban Imam Badri dilarikan ke RSUD Srengat untuk perawatan setelah tangan dan kakinya mengalami luka terkena sambaran api.

“Untuk korban dalam perawatan di rumah sakit, kita masih lakukan olah TKP, juga minta keterangan saksi-saksi termasuk istrinya Imam Badri. Kami dari Kepolisian mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan waspada dalam aktivitas apa pun, termasuk penggunaan peralatan yang menimbulkan kebakaran seperti kompor gas dan lain-lain, apalagi musim kemarau panjang,” kata dan pesan AKP Samsul Anwar. Dni

 

Redaktur: Audi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *