SETAJAMPENA.com, Blitar. Upaya penyelundupan narkoba kedalam Lapas Kelas II B menjadi perhatian serius Satuan Reserse Narkoba terus lakukan penyelidikan ribuan butir pil koplo yang dilempar dari luar tembok Lapas Klas IIB Blitar oleh oang tidak dikenal (OTK), pada Jumat (24/07/2026).
Hal itu di sampaikan Kasat Resnarkoba Polres Blitar Kota Iptu Bambang Dwi Wahyono SH pada Setajampena.com siang tadi Senen (27/7’2026) di ruang kerjanya, menurut Iptu Bambang, pihak terus melakukan penyelidikan kasus pelemparan Pil Doble L dari luar tembok Lapas,hal ini terus koordinasi dngn pihak Lapas Blitar.
“Terus kita lakukan penyelidikan atas kasus ini, juga kami mempelajari CCTV dari pihak Lapas, juga telah lami terima barang bukti berupa Pil jenis Doble L, kami konsiten untuk menerangi, memberantas Narkoba atau apapun jenisnya termasuk obat obatan terlarang, sehingga peredaran narkoba dwilayah hukum polres Blitar Kota tetap stiril dan terus lakuka pemberantasan Narkoba.”Tegas Iptu Bambang.
Perlu di ketahui, seperti yang sampaikan Iswandi selaku Ka Lapas Kas IIB Blitar pada wartawan Jumat lalu.
“Komandan jaga langsung menghubungi KPLP (Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan) kemudian diteruskan ke saya. Setelah segera kami amankan dan dibuka bersama-sama, isinya ternyata pil dobel L,” ujar Iswandi.
Ternyata ketika di buka berisi di dapati 920 butir pil dobel L di dalam bungkusan tersebut,namun jumlah aslinya diperkirakan mencapai seribu butir karena sebagian barang bukti hancur akibat membentur tembok pos penjagaan saat dilempar dari luar, yang di lakukan dua dari Sisi Tenggara Lapas,
Dari hasil penelusuran di lapangan, bahwa satu pelaku bertindak sebagai pengendara motor, sementara rekannya bertugas melempar bungkusan melewati tembok dan sempat dipergoki oleh warga sekitar. Warga yang curiga bahkan sempat berupaya melakukan pengejaran di sekitar lokasi kejadian. Namun, kedua pelaku bergerak cepat dan berhasil meloloskan diri.
Sementara untuk kerawanan Lapas karena jumlah total WBP ( Warga Binaan Pemasyarakatan total 531 orang warga WBP sedang 80 Persennya Napi Narkoba
“Tingginya angka tersebut membuat pihak lapas terus memperketat pembinaan dan pengamanan, mengingat upaya penyelundupan barang haram kerap berulang dengan berbagai cara kreatif, untuk itu kami Lapas Blitar rutin menggandeng puskesmas dan instansi terkait untuk melakukan tes urine secara acak dua kali dalam seminggu guna memastikan sterilisasi blok hunian.”tandas Iswandi.Dni.
Redaktur : Audi
