Berita Warna Warni

P3-TGAI “Ar-Royan” Desa Banjar Billah, Kualitas Pelaksanaan Proyek Diduga Amburadul

 

SETAJAMPENA.Com,Sampang.           Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) “Ar-Royan” di Desa Banjar Billah, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, kualitas pelaksanaan proyek diduga amburadul, seperti pasangan batu pondasi diduga tidak sesuai rencana anggaran belanja (RAB) sehingga waktu dilewati pasangan irigasi ambruk.

Sedangkan program tersebut, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Pusat, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dibawah naungan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Berantas tahun 2026 itu, bernilai ratusan juta.

Berdasarkan pantauan
dilapangan menemukan beberapa pekerjaan tidak sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang ada, seperti, pasangan batu pondasi tersusun rapi tanpa perekat, sehingga sebagian pondasi mengalami ambruk.

Batu pondasi yang sudah disusun rapi tanpa perekat itu, secara tidak sengaja oleh warga yang mau menyebrang, ketika menginjakan kakinya tersebut, secara tiba tiba batu pondasi ambruk seketika.

Hal itu disampaikan oleh Ach Ghozaini, Aktivis Pemerhati Lingkungan Sampang, bahwa banyak temuan pekerjaan P3-HIPPA dibeberapa lokasi di Kabupaten Sampang asal jadi. Salah satunya, P3-TGAI Ar-Royan, tepatnya, di Desa Banjar Billah, Kecamatan Tambelangan.

“Kami menyayangkan, adanya pembangunan P3-HIPPA di Sampang dikerjakan asal salan, tidak mengutaman kualitas, padahal program tersebut, merupakan aset Desa, selanjutnya, akan diserahkan kepada Desa yang kecepratan program irigasi,” ungkap Zen, saat ditemui Minggu (9/8/2026).
Sementara itu,
H Sukur, Ketua P3 HiPPA “Ar-Royan” Desa Banjar Billah kepada media mengakui, adanya kesalahan dilapangan. Ia mengaku Sabtu kemarin sedang tidak ada dilokasi, karena tukangnya tidak masuk kerja.

“Maaf mas, saya kemarin sedang tidak ada dilokasi, tukang kami sudah 2 (dua) hari tidak masuk kerja, ada hal yang menjadi kendala, sehingga tukang tidak masuk kerja beberapa hari ini,” ujar H Sukur. Sabtu (08/08).

Ditempat terpisah, Konsultan Manajemen Balai (KMB) Kabupaten Sampang Roif Fitrianto saat dikonfirmasi melalui telpon WhatsApp nya berjanji, secepatnya akan melakukan cek langsung kelapangan.

“Kalau seperti ini ya jelas salah… Kita akan tinjau ke lokasi secepatnya. Kita cek lapangan dan terhadap pekerjaan yg seperti ini wajib diadakan perbaikan,” tegasnya. (gan).

Redaktur : Audi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *