Berita Warna Warni

Kekompakan Warga Tanggumong Luar biasa, Tambangan dan Gurdibih Tuntaskan Jalan 800 Meter dalam 5 Hari : Bukti Kekuatan Swadaya Masyarakat.

SETAJAMPENA.Com,Sampang.        Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap akses transportasi ditunjukkan warga Desa Tanggumong, Tambangan, dan Gurdibih. Masyarakat secara swadaya bergotong royong membangun dan menyelesaikan pengerjaan jalan yang menjadi akses penting bagi aktivitas warga.

Pembangunan jalan tersebut berhasil dituntaskan dalam waktu lima hari berkat partisipasi aktif masyarakat. Warga bahu-membahu mengerjakan pembangunan, mulai dari persiapan, pengangkutan material, hingga proses pengerjaan di lapangan .20/09/2026

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih kuat di tengah masyarakat. Warga tidak hanya menjadi pengguna jalan, tetapi turut mengambil peran dalam memperbaiki akses yang digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan masyarakat. Dalam waktu lima hari, warga bersama-sama bekerja menyelesaikan pembangunan jalan secara swadaya. Semangat seperti ini harus terus dijaga karena pembangunan akan lebih kuat ketika masyarakat ikut terlibat,” ujar Kh. Ac.Toyyib Irsyad.

Tokoh Ulama Muda yang ikut andil dalam kegiatan Tersebut serta memimpin KH.Ach Toyyibul Irsyad atau yang akrab di sapa Gus Mamak, keberadaan jalan yang layak sangat penting karena menjadi akses masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas, termasuk bekerja, berdagang, mengangkut hasil pertanian, serta mengakses fasilitas pendidikan dan pelayanan masyarakat.

Gotong royong tersebut juga menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berbicara mengenai fisik jalan, tetapi juga mengenai kebersamaan, kepedulian, dan rasa memiliki terhadap lingkungan.

Warga berharap akses jalan yang telah dibangun dapat memberikan manfaat jangka panjang dan mempermudah mobilitas masyarakat dari dan menuju wilayah Tanggumong, Tambangan, dan Gurdibih, Serta Pasean.

“Kami berharap jalan ini bisa dijaga bersama. Setelah dibangun secara gotong royong, tanggung jawab kita selanjutnya adalah merawat dan menjaganya agar bisa digunakan masyarakat dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Pembangunan jalan secara swadaya tersebut menjadi gambaran nyata bahwa ketika masyarakat bersatu dan bekerja bersama, persoalan infrastruktur di lingkungan dapat diupayakan melalui semangat gotong royong dan kebersamaan. (sub). 

 

Editor : Hikmah/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *