Berita Nasional

Rocky Gerung Nilai Gaji Masuk Dewan Pertimbangan Presiden Rp 76.500.000 sebagai “uang receh” Si Dungu dan Sombong.

 

SETAJAMPENA. Com, Jakarta.          President Prabowo Subianto resmi melantik pengamat politik dan akademisi Rocky Gerung sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, pada 2 Oktober 2026. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 107/P Tahun 2026.

Posisi Rocky Gerung di Wantimpres
Sebagai Anggota Wantimpres (bersama 26 tokoh lainnya).

Dimana pimpinan Wantimpres di
Ketuai oleh Pratikno,
Wakil Ketua: Hatta Rajasa
Sekretaris: Muhammad Qodari.
Sedangkan Fungsi dan Tugas sebagai Watimpres adalah Berperan sebagai bagian dari oversight committee atau dewan pengawas kebijakan yang memberikan nasihat, pertimbangan, serta memantau situasi politik dan etika publik kepada Presiden.

Pernyataan Rocky Gerung yang selalu mengkritik pedas pemerintah, Ia menegaskan bahwa sikapnya akan tetap kritis (radical break) dan tidak akan kehilangan daya kritisnya terhadap pemerintah meskipun sudah berada di dalam lingkaran kekuasaan. Pelantikan ini juga sempat menuai beragam reaksi serta kritik dari warganet di media sosial.

Gaji Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) adalah Rp76.500.000 (tujuh puluh enam juta lima ratus ribu rupiah) per bulan, siapa yang tidak tergiur dengan gaji segitu tiap bulan, belum lagi dengan fasilitas tambahan: Selain hak keuangan bulanan tersebut, ia juga mendapatkan sejumlah fasilitas negara yang setara dengan menteri negara (seperti kendaraan dinas dan rumah jabatan), di luar nilai gaji tersebut.

Tanggapan Rocky Gerung dalam wawancara, Rocky Gerung menyebut nominal gaji tersebut sebagai “uang receh” dan menepis anggapan bahwa ia masuk Wantimpres untuk mencari nafkah. (Tetap saja dungu dan sombong menurut warga net).

Sebelum dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto pada 2 Oktober 2026, Rocky Gerung dikenal luas sebagai pengamat politik yang kerap melontarkan kritik keras terhadap jalannya pemerintahan.

Rocky juga pernah menyoroti potensi tekanan politik serta ekonomi yang besar terhadap pemerintahan Prabowo, bahkan menilai legitimasi kekuasaan bisa teruji jika pemerintah gagal menjaga kepercayaan publik dan mengontrol potensi surplus kekuasaan (excessive power) yang menurutnya menjadi sumber korupsi.

Respons Publik dan Kontroversi

“Pindah dari Luar ke Dalam”
Keputusan Rocky Gerung menerima pinangan Prabowo dan dilantik menjadi Wantimpres pada 2 Oktober 2026 memicu kekecewaan sebagian pendukungnya.

Menanggapi kritik tersebut, Rocky menyatakan bahwa ia tidak “menukar reputasi dengan fasilitas”, melainkan hanya “pindah dari luar ke dalam” agar gagasannya bisa langsung sampai ke telinga Presiden tanpa melalui perantara, Ia menyebut kritik yang dialamatkan kepadanya sebagai fenomena “mantan masih mantau”. Net.

Editor: Hikmah/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *