Berita Warna Warni

PMM UNU Pasuruan Resmi Mengabdi di Desa Randupitu

Program PMM UNU Pasuruan Kelompok 2 resmi memulai pengabdian selama 40 hari di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, dengan fokus pemberdayaan masyarakat, pengelolaan sampah, dan pengembangan potensi desa.

PASURUAN, SETAJAMPENA.COM
PMM UNU Pasuruan Kelompok 2 resmi memulai kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, setelah Pemerintah Desa Randupitu menggelar acara pembukaan di Pendopo Balai Desa, Senin (20/7/2026).

Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) ini akan berlangsung selama kurang lebih 40 hari dengan membawa berbagai program yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan hasil observasi lapangan.

Acara pembukaan dihadiri Kepala Desa Randupitu Muhammad Fuad, Dosen Pembimbing Lapangan Cahya Mar’a Saliha Sumantri, M.Pd., jajaran Pemerintah Desa, Tim Penggerak PKK, Karang Taruna, tokoh masyarakat, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM Gempar), serta seluruh mahasiswa PMM UNU Pasuruan Kelompok 2. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan bersama terhadap pelaksanaan pengabdian mahasiswa di desa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon. Acara kemudian berlanjut dengan sambutan Ketua PMM Kelompok 2, Dosen Pembimbing Lapangan, Kepala Desa Randupitu, dan ditutup doa bersama.

Ketua PMM Kelompok 2, Umratun Nasuha, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada Pemerintah Desa dan masyarakat Randupitu yang telah menerima mahasiswa dengan hangat. Ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa bertujuan untuk belajar bersama masyarakat sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan.

Menurut Umratun, seluruh program kerja yang akan dijalankan selama masa pengabdian telah disusun berdasarkan hasil observasi lapangan. Program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.

Dosen Pembimbing Lapangan, Cahya Mar’a Saliha Sumantri, M.Pd., berharap mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini sebagai ruang belajar sekaligus praktik nyata di tengah masyarakat. Ia juga meminta Pemerintah Desa dan warga Randupitu memberikan arahan kepada mahasiswa selama menjalankan seluruh program pengabdian.

“Kami berharap mahasiswa mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Mohon bimbingan dari Pemerintah Desa dan seluruh warga apabila nantinya terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Randupitu Muhammad Fuad mengapresiasi Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan yang secara konsisten memilih Desa Randupitu sebagai lokasi pengabdian mahasiswa. Menurutnya, hubungan kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah desa telah terjalin dengan baik selama beberapa tahun terakhir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah desa berharap mahasiswa dapat membantu menyelesaikan berbagai persoalan, terutama pada bidang pengelolaan sampah, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan potensi desa. Saat ini Desa Randupitu juga menjadi lokasi kegiatan pengabdian dari beberapa perguruan tinggi lainnya sehingga kolaborasi antarlembaga diharapkan semakin memperkuat pembangunan desa.

Muhammad Fuad berharap sinergi antara Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan dan Pemerintah Desa Randupitu terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pembangunan berbasis partisipasi masyarakat melalui keterlibatan mahasiswa.

Program PMM UNU Pasuruan Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan berbagai kegiatan selama 40 hari pelaksanaan, tetapi juga menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, organisasi masyarakat, dan warga diharapkan mampu melahirkan inovasi yang berdampak nyata, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam mendorong kemajuan Desa Randupitu.(Kim/Syf/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *