Teks Foto : Normalisasi Sungai, Desa Kludan Tanggulangin. SP/MENDUNG
SETAJAMPENA.Com, Sidoarjo.
Pembangunan normalisasi Sungai Desa Kludan menjelang musim penghujan, normalisasi sungai dan pembersihan afvour juga terus digenjot oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Kludan Kecamatan Tanggulangun, Kabupaten Sidoarjo, saat musim kemarau seperti sekarang ini. Tujuannya, supaya aliran air lancar dan tidak terjadi banjir saat penghujan, normalisasi sungai mulai dikerjakan sejak Senin 28 September 2026.
Menggunakan Alat-alat manual, para pekerja sudah terjun dititik-titik sungai yang mengalami pendangkalan. Begitu pula dengan puluhan orang satuan tugas, Mereka terus bekerja keras membersihkan saluran-saluran irigasi.
Kegiatan normalisasi sungai dan pembersihan afvoer sudah terjadwal. Seperti hari ini, Senin, (5/10’2026), para pekerja melakukan normalisasi saluran aliran Sungai di desa Kludan Tanggulangin Sidoarjo. Jadwal hari ini juga melakukan pembersihan sampah saluran Kanal Sungai desa Kludan.
“Normalisasi sungai di musim kemarau seperti ini sangat efektif karena debit air menurun sehingga memudahkan pengerukan sedimen dan pembersihan sampah,” ucapnya.
Imam Zainuddin Zuhri Kades Kludan mengatakan proses pengerukan sedimen tanah dan sampah dilakukan disaluran Sungai Kludan. Tumbuhan liar yang mempersempit aliran sungai ikut dibersihkan. Selain itu pekerjaan penguatan bibir sungai juga dilakukan saat pengerjaan normalisasi sungai berlangsung.
“Kita berharap perkerjaan normalisasi sungai ini berjalan lancar agar saat musim penghujan nanti seluruh aliran sungai di Kludan dapat berfungsi normal, menampung curah hujan dengan maksimal,” harapnya.
Kepala Desa Kludan Imam zainudin zuhri melanjutkan bahwa normalisasi sungai menjadi salah satu upaya menyelesaikan persoalan banjir. Namun semua itu butuh dukungan masyarakat. Masyarakat diharapkan tidak membuang sampah sembarangan. Apalagi membuangnya di sungai. Jika tidak, persoalan banjir tidak akan pernah terselesaikan.
“Normalisasi sungai seperti ini merupakan upaya Pemerintah Desa Kludan untuk mencegah banjir, namun persoalan banjir tidak akan pernah berakhir jika kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya dari sampah masih kurang,” ujarnya.
Proses pengerukan sedimen tanah dan sampah dilakukan disaluran Kali Kludan. Tumbuhan liar yang mempersempit aliran sungai ikut dibersihkan. Selain itu pekerjaan penguatan bibir sungai juga dilakukan saat pengerjaan normalisasi sungai berlangsung.
“Kita berharap perkerjaan normalisasi sungai ini berjalan lancar agar saat musim penghujan nanti seluruh aliran sungai di Kludan dapat berfungsi normal, menampung curah hujan dengan maksimal,” harapnya.
Kepala Desa Kludan Imam zainudin zuhri mengatakan normalisasi sungai menjadi salah satu upaya menyelesaikan persoalan banjir. Namun semua itu butuh dukungan masyarakat. Masyarakat diharapkan tidak membuang sampah sembarangan. Apalagi membuangnya di sungai. Jika tidak, persoalan banjir tidak akan pernah terselesaikan.
“Normalisasi sungai seperti ini merupakan upaya Pemerintah Desa Kludan untuk mencegah banjir, namun persoalan banjir tidak akan pernah berakhir jika kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya dari sampah masih kurang,” ujarnya (Kan/Dung).
Editor : Audi/red
