Berita Pendidikan & Budaya

Sumber Tumpuk Fest 2026 Vol. 2 Dorong Wisata Kreatif Pasuruan

Sumber Tumpuk Fest 2026 Vol. 2 resmi dibuka di Dusun Sumber Tumpuk, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Festival ini menghadirkan seni budaya, UMKM lokal, dan mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Nik Sugiharti.

Oplus_16908288

PASURUAN,SETAJAMPENA.COM

Sumber Tumpuk Fest 2026 Vol. 2 resmi dibuka melalui Grand Opening yang digelar pada Minggu (2/8/2026) di Dusun Sumber Tumpuk, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Festival tahunan tersebut kembali menghadirkan perpaduan seni budaya, hiburan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai daya tarik wisata alternatif di Kabupaten Pasuruan.
Penyelenggara menghadirkan berbagai pertunjukan legenda Nusantara, seperti kisah Rama & Shinta, Ken Arok & Ken Dedes, hingga Damarwulan. Selain itu, pengunjung dapat menikmati beragam pertunjukan kesenian yang dijadwalkan setiap hari Sabtu selama bulan Agustus. Puluhan pelaku UMKM lokal juga turut membuka stan untuk memasarkan produk unggulan mereka kepada para pengunjung.

Lokasi wisata kreatif tersebut beroperasi setiap hari, kecuali Kamis, sehingga memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati berbagai atraksi budaya dan kuliner yang disajikan.

Apresiasi terhadap Kreativitas Warga
Grand Opening Sumber Tumpuk Fest 2026 Vol. 2 juga dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pasuruan, Nik Sugiharti. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi wisata berbasis masyarakat yang selama ini dibangun secara mandiri oleh warga Dusun Sumber Tumpuk.

Dalam kesempatan tersebut, Nik Sugiharti menilai Kampung Ubur-Ubur dan Jamur di Dusun Sumber Tumpuk layak menjadi inspirasi bagi kampung-kampung lain di Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, semangat kolaborasi dan kreativitas masyarakat mampu mengubah potensi lokal menjadi destinasi wisata yang memiliki nilai ekonomi.
LUAR BIASA dan WANI KOLABORASI menuju PUNCAK,” ujar Nik Sugiharti saat menghadiri pembukaan festival.

Ia juga menegaskan bahwa keterbatasan anggaran bukan menjadi hambatan bagi masyarakat untuk terus berinovasi. Menurutnya, warga Dusun Sumber Tumpuk telah membuktikan bahwa kerja sama, kreativitas, dan kemauan yang kuat mampu menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Apresiasi juga datang dari masyarakat yang menilai keberhasilan festival tidak lepas dari peran Kepala Wilayah Dusun Sumber Tumpuk, Nur Hasan. Warga menyebut kepemimpinan yang mampu menggerakkan partisipasi masyarakat telah mendorong berkembangnya sektor UMKM dan aktivitas ekonomi lokal.

Berbagai produk kuliner dan hasil usaha warga memperoleh ruang promosi melalui festival tersebut. Kehadiran pengunjung memberikan dampak langsung terhadap peningkatan penjualan pelaku usaha kecil, sekaligus memperkenalkan potensi Kampung Ubur-Ubur dan Jamur kepada masyarakat yang lebih luas.
Apresiasi buat Mas Kawil yang mampu menggerakkan ekonomi dan kreativitas dusunnya secara mandiri,” ungkap salah seorang warga yang hadir dalam pembukaan acara.

Sumber Tumpuk Fest 2026 Vol. 2 menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara masyarakat, pelaku UMKM, dan berbagai pihak dapat melahirkan destinasi wisata berbasis budaya yang berkelanjutan. Dengan konsep yang memadukan hiburan, pelestarian budaya, dan pemberdayaan ekonomi lokal, festival ini diharapkan terus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasuruan.

Editor Syafi’i/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *