Rekaman CCTV yang menunjukkan detik-detik saat seorang pria yang diduga pelaku pencurian sedang membawa tabung gas dari sebuah warung, Jumat (2/10/2026) dini hari. (Foto: Akun FB Putri Radhiyaa)
SETAJAMPENA.com, Nganjuk — Aksi pencurian tabung gas berulang kembali meresahkan para pedagang kecil di Kabupaten Nganjuk. Kali ini, sebuah warung soto yang berlokasi tepat di sebelah Puskesmas Nglirang, Kecamatan Pace, menjadi sasaran empuk pelaku kejahatan pada Jumat dini hari.
Peristiwa kriminal tersebut pertama kali terungkap setelah pemilik warung yang sekaligus saksi mata, Putri Radhiyaa, membagikan rekaman CCTV serta kronologi kejadian melalui akun media sosial Facebook miliknya. Unggahan itu langsung menarik perhatian dan menuai banyak tanggapan dari warganet setempat.
Dalam keterangannya di media sosial, Putri mengaku terpaksa memviralkan insiden ini agar pelaku merasa jera. Ia menegaskan bahwa dirinya bersama para pedagang lain sudah merasa sangat lelah dengan maraknya aksi pencurian kecil yang kerap merugikan mata pencaharian mereka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pencurian tersebut diperkirakan terjadi pada Jumat (2/10/2026) dini hari, saat kondisi sekitar warung sedang sepi dan ditinggal istirahat oleh pemiliknya. Pelaku memanfaatkan kelengahan situasi malam hari untuk melancarkan aksinya tanpa hambatan berarti.
Akibat kejadian ini, stok tabung gas elpiji yang menjadi modal utama operasional warung soto tersebut raib digondol pencuri. Kerugian materil memang tidak disebutkan secara rinci, namun kehilangan tersebut sangat berdampak pada kelangsungan usaha harian korban.

Kasus ini menambah daftar panjang keresahan para pelaku usaha mikro di wilayah Kecamatan Pace dan sekitarnya. Modus pencurian barang-barang inventaris warung pada malam hingga dini hari dinilai kian meresahkan dan mengancam keamanan lingkungan niaga.
Menanggapi maraknya kejadian serupa, korban memberikan imbauan terbuka kepada seluruh pedagang dan pemilik warung di sekitar lokasi kejadian agar meningkatkan kewaspadaan ekstra. Para pedagang diminta untuk memastikan keamanan warung mereka, termasuk mengunci ganda tabung gas saat ditinggal tutup.
Selain membagikannya di ruang publik digital, pihak korban menyatakan akan segera menindaklanjuti insiden tersebut secara formal. Rencana pelaporan resmi kepada pihak yang berwajib segera dilakukan agar aparat penegak hukum dapat segera mengusut tuntas kasus ini.
Langkah pelaporan ini diambil sebagai bentuk upaya preventif agar tidak ada lagi oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang berani berbuat kriminal serupa di wilayah Nglirang dan sekitarnya, sehingga para pedagang dapat mencari nafkah dengan lebih tenang dan aman. aud
Editor: Audi/red
