Berita Warna Warni

Tiga Prajurit TNI AD Gugur dalam Kecelakaan Helikopter Pemadam Karhutla di Kalteng

SETAJAMPENA.com – Jumlah korban jiwa akibat musibah jatuhnya helikopter MI-17V5 milik TNI Angkatan Darat (TNI AD) saat melaksanakan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini bertambah menjadi tiga orang, yang seluruhnya adalah prajurit TNI AD.

Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui akun Instagram resmi Pangkalan Udara Utama TNI AD (Lanumad) Ahmad Yani, yakni @lanumad_ahmad_yani, ketiga pahlawan yang gugur dalam tugas tersebut adalah Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah, Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar, serta Sertu Anumerta Heri Prasetyo.

Pihak instansi menyampaikan rasa belasungkawa mendalam, “Turut berduka cita atas musibah kecelakaan Helikopter Mi-17 TNI AD yang bertugas dalam Satgasud Penanggulangan Karhutla di Kalimantan,” sebagaimana tertulis pada Kamis (5/11).

Burung besi dengan nomor registrasi HA-5235 tersebut mengalami insiden nahas saat tengah mengemban misi pemadaman karhutla di kawasan perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, pada Rabu (4/11). Peristiwa tragis itu berlangsung sekitar pukul 11.18 WIB manakala helikopter tengah melakukan pengambilan air laut guna keperluan water bombing, yaitu teknik pemadaman api dari udara dengan menyiramkan air ke area titik api.

Diketahui terdapat total delapan orang personel di dalam helikopter yang sebelumnya bertolak lepas landas dari wilayah Kuala Pembuang itu.

Melalui pernyataan yang sama, Lanumad Ahmad Yani mendoakan, “Bagi korban meninggal dunia, semoga Tuhan YME mengampuni segala kekhilafannya, menerima seluruh amal baiknya, menempatkan di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.”

Tidak lupa, pihak satuan juga menyampaikan doa bagi para kru yang selamat, “Bagi korban selamat, semoga kondisinya lekas pulih kembali seperti sediakala,” imbuhnya. net

 

Editor: Audi/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *