Polres Pasuruan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kemarau di Kecamatan Winongan dan Purwodadi dengan memanfaatkan mobil patroli yang dimodifikasi menjadi armada pengangkut air.
PASURUAN, SETAJAMPENA,COM
Polres Pasuruan salurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak musim kemarau di sejumlah desa di Kecamatan Winongan dan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Senin (27/7/2026).
Bantuan tersebut menjadi langkah cepat kepolisian untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih di tengah meningkatnya krisis air akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
Distribusi air bersih dilakukan dengan cara yang berbeda dari biasanya.
Polres Pasuruan Polda Jawa Timur memodifikasi mobil patroli back bone menjadi armada pengangkut air bersih agar dapat menjangkau permukiman warga yang berada di jalan sempit dan sulit dilalui truk tangki berukuran besar. Inovasi tersebut memungkinkan bantuan langsung diantarkan hingga mendekati rumah-rumah warga yang selama ini kesulitan memperoleh pasokan air.
Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan bahwa penyaluran air bersih merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak musim kemarau. Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat maupun penegakan hukum, tetapi juga mencakup aksi kemanusiaan ketika warga membutuhkan bantuan.
“Kami hadir bukan hanya dalam hal kamtibmas dan penegakan hukum tetapi juga peduli terhadap kondisi masyarakat yang memerlukan bantuan,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono.
Ia menjelaskan, penggunaan mobil patroli yang dimodifikasi menjadi armada pengangkut air merupakan solusi efektif untuk menjangkau daerah-daerah yang tidak dapat dilalui kendaraan tangki berukuran besar. Dengan cara tersebut, distribusi air bersih dapat berlangsung lebih cepat dan merata, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan akses.
Langkah ini sekaligus menunjukkan pemanfaatan sarana kepolisian secara maksimal untuk kepentingan masyarakat. Selain menjaga keamanan, kendaraan operasional kepolisian juga dapat difungsikan sebagai pendukung kegiatan sosial saat kondisi darurat.
Sekretaris Desa Sumberejo, Abdul Muin, menyampaikan apresiasi kepada Polres Pasuruan dan jajaran Polsek yang telah bergerak cepat membantu warga menghadapi kekeringan. Menurutnya, bantuan air bersih tersebut sangat membantu masyarakat yang selama beberapa waktu terakhir mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.
Ia menilai penggunaan mobil patroli sebagai armada distribusi menjadi solusi yang tepat karena mampu menjangkau gang-gang sempit hingga ke depan rumah warga. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu berjalan jauh untuk mengambil air bersih.
“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Polsek Winongan. Bantuan lewat mobil patroli ini benar-benar menyentuh langsung ke depan rumah warga yang jalannya sempit. Semoga aksi sosial seperti ini bisa terus berjalan rutin selama masa kekeringan belum berakhir,” kata Abdul Muin.
Bantuan tersebut dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan dasar, seperti memasak, mandi, mencuci, dan keperluan rumah tangga lainnya. Kehadiran armada modifikasi dinilai mampu mengurangi beban masyarakat yang selama musim kemarau harus mencari sumber air dari lokasi yang cukup jauh.
Polres Pasuruan menegaskan akan terus memetakan wilayah-wilayah yang mengalami krisis air bersih agar distribusi bantuan dapat dilakukan secara berkala dan tepat sasaran.
Pendataan tersebut menjadi dasar dalam mengoptimalkan pergerakan armada modifikasi sehingga lebih banyak masyarakat dapat menerima manfaat.
Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau. Kehadiran aparat di tengah kebutuhan warga menunjukkan bahwa pelayanan publik tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung.
Dengan terus berlanjutnya musim kemarau di sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan, langkah cepat Polres Pasuruan diharapkan mampu membantu masyarakat mempertahankan akses terhadap air bersih sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri yang responsif, humanis, dan hadir di tengah kesulitan warga.(Net/hum)
Editor Syafi’i/red
