Pemkab Pasuruan mengukuhkan lima forum strategis lintas sektor untuk memperkuat kolaborasi pentahelix dalam mendukung 33 program prioritas daerah menuju Kabupaten Pasuruan yang maju, sejahtera, dan berkeadilan.
PASURUAN,SETAJAMPENA.COM
Pemkab Pasuruan resmi mengukuhkan lima forum strategis lintas sektor sebagai upaya memperkuat kolaborasi pembangunan daerah. Pengukuhan berlangsung di Perkantoran Bupati Gedung Putih, Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/7/2026) siang, dan dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), anggota Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) H. Suryono Pane, serta tamu undangan dari berbagai unsur.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam memperkuat model kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat. Sinergi lintas sektor itu diarahkan untuk mempercepat pelaksanaan 33 program prioritas daerah menuju Kabupaten Pasuruan yang maju, sejahtera, dan berkeadilan.

Lima forum yang dikukuhkan meliputi Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSL-BU), Forum Pembayaran Jasa Lingkungan Hidup, Komite Ekonomi Kreatif, Forum Kabupaten Pasuruan Sehat, serta Jaringan Petani Progresif. Masing-masing forum memiliki peran strategis sesuai bidangnya dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Keberadaan forum-forum tersebut diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi yang efektif antara pemerintah daerah dengan berbagai pemangku kepentingan. Melalui koordinasi yang terintegrasi, setiap program diharapkan dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati Pasuruan Mas Rusdi Sutejo menegaskan bahwa seluruh pengurus forum yang baru dikukuhkan tidak boleh berhenti pada pembentukan struktur organisasi semata. Menurutnya, amanah tersebut harus diwujudkan melalui program kerja yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Saya berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat pengabdian. Keberadaan organisasi ini harus dibuktikan melalui kinerja yang nyata, bukan hanya keberadaan struktur kepengurusan semata,” tegas Mas Rusdi.
Bupati juga mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan program. Ia meminta seluruh forum menyusun agenda kerja yang terukur, berbasis kebutuhan masyarakat, dan selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Pasuruan.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan melahirkan berbagai inovasi dalam pelayanan publik, memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup. Karena itu, sinergi seluruh elemen menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Model pentahelix yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Pasuruan menempatkan pemerintah sebagai fasilitator yang mempertemukan berbagai kekuatan pembangunan. Dunia usaha diharapkan berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial, akademisi menghadirkan inovasi berbasis riset, komunitas menjadi penggerak sosial, sedangkan masyarakat berperan aktif dalam setiap proses pembangunan.
Dengan pengukuhan lima forum strategis tersebut, pemerintah berharap koordinasi lintas sektor semakin efektif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah. Kehadiran forum-forum ini juga diharapkan mampu mempercepat pencapaian target 33 program prioritas yang telah dicanangkan.
Menutup arahannya, Mas Rusdi menyampaikan keyakinannya bahwa seluruh pengurus mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. “Saya percaya saudara-saudara mampu melaksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan pada kita semua,” ujarnya.
Pengukuhan lima forum strategis ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam memperkuat tata kelola pembangunan berbasis kolaborasi. Apabila seluruh unsur mampu menjalankan perannya secara konsisten, sinergi tersebut diyakini akan mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Editor Syafi’i/red
