SETAJAMPENA.com, Sidoarjo – Harga BBM pertamina non-subsidi turun. Terhitung mulai hari Sabtu, (1/7/2026), PT Pertamina Patra Niaga melalui lini bisnis Subholding Commercial & Trading kembali memberlakukan kebijakan penyesuaian harga secara berkala bagi produk Bahan Bakar Minyak (BBM) kategori non-subsidi.
Pembaruan harga teranyar ini difokuskan secara khusus untuk memangkas tarif jual produk-produk yang tergabung dalam keluarga Pertamax Series.
Berikut merupakan rincian lengkap perbandingan harga BBM non-subsidi Pertamina per tanggal 1 Agustus 2026:
* Pertamax Turbo: Mengalami penurunan harga sebesar Rp 1.000 dari tarif lama Rp 19.300 menjadi Rp 18.300 per liter.
* Pertamax Green 95: Turun senilai Rp 400 dari harga sebelumnya Rp 17.000 menjadi Rp 16.600 per liter.
* Pertamax (RON 92): Berkurang sebesar Rp 300 dari nominal Rp 16.250 menjadi Rp 15.950 per liter.
* Pertamina Dex: Dipastikan tidak mengalami pergerakan harga dan tetap berada di angka Rp 21.150 per liter.
* Dexlite: Terpantau stabil tanpa perubahan harga di kisaran Rp 19.700 per liter.
Ketentuan penetapan harga tersebut berlaku secara eksklusif untuk wilayah-wilayah yang menerapkan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5%, salah satunya seperti daerah khusus DKI Jakarta. Di sisi lain, lini produk BBM non-subsidi berbahan bakar diesel yakni Pertamina Dex dan Dexlite sama sekali tidak mencatatkan adanya koreksi harga.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, memberikan penjelasan bahwa kebijakan evaluasi harga BBM non-subsidi ini senantiasa diselaraskan dengan regulasi serta instruksi dari pemerintah, dengan mencermati fluktuasi harga rata-rata minyak global sekaligus memperhitungkan kurs nilai tukar rupiah.
“Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat,” ujar Kitty melalui keterangan resminya. net
Redaktur: Audi
