Enam mantan pengurus PK Golkar bergabung dengan PSI Kabupaten Pasuruan. Langkah ini memperkuat konsolidasi organisasi dan jaringan PSI menuju Pemilu 2029.

PASURUAN,SETAJAMPENA.COM
– Enam mantan Ketua PK Golkar menyatakan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan. Bergabungnya sejumlah tokoh yang memiliki pengalaman politik dan jaringan di tingkat kecamatan tersebut menjadi energi baru bagi PSI dalam memperkuat konsolidasi organisasi menuju Pemilu 2029.
Momentum bergabungnya enam tokoh tersebut bertepatan dengan turunnya Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD PSI Kabupaten Pasuruan yang diterima Ketua DPD PSI Kabupaten Pasuruan, Tri Wicahyo Sudrajat, Sabtu (8/8/2026) siang.
Kehadiran para mantan pengurus Partai Golkar itu dinilai dapat memperluas jaringan organisasi PSI hingga tingkat akar rumput. Pengalaman mereka dalam mengelola organisasi politik juga menjadi modal bagi PSI untuk mempercepat pembentukan dan penguatan struktur di sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan.
Ketua DPD PSI Kabupaten Pasuruan, Tri Wicahyo Sudrajat, menyambut positif bergabungnya enam tokoh tersebut. Ia menilai pengalaman politik dan jaringan yang mereka miliki dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan organisasi.
“Kami menyambut baik bergabungnya enam tokoh yang memiliki pengalaman politik dan jaringan di tingkat kecamatan. PSI Kabupaten Pasuruan terbuka bagi siapa saja yang ingin bersama-sama membangun organisasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Tri, bergabungnya para tokoh tersebut bukan sekadar perpindahan kendaraan politik. Ia melihat langkah itu sebagai bagian dari proses membangun kekuatan organisasi yang lebih solid, terstruktur, dan berorientasi pada kerja nyata di tengah masyarakat.
Sejak menerima SK kepengurusan resmi, DPD PSI Kabupaten Pasuruan terus mengintensifkan konsolidasi. Sejumlah tokoh dan mantan pengurus partai politik dari berbagai wilayah mulai bergabung dan membuka komunikasi dengan PSI.
Salah satu tokoh yang bergabung, Irfak, merupakan mantan pengurus PK Partai Golkar Kecamatan Prigen. Ia mengaku tertarik bergabung dengan PSI karena melihat adanya semangat perubahan serta ruang yang terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang untuk berkontribusi dalam politik.
“Saya melihat PSI sebagai partai yang memiliki semangat perubahan,” ujar Irfak.
Sementara itu, Rozikin, mantan pengurus PK Partai Golkar Kecamatan Pasrepan, menyebut keputusan bergabung dengan PSI sebagai pilihan politik untuk melanjutkan pengabdian dan perjuangan melalui wadah baru.
“Kami melihat ada semangat dan ruang yang besar untuk ikut membangun PSI. Karena itu, kami siap bersama-sama melakukan konsolidasi dan memperkuat organisasi di tingkat bawah,” kata Rozikin.
Bergabungnya enam tokoh tersebut menambah daftar figur berpengalaman yang kini memperkuat PSI Kabupaten Pasuruan. DPD PSI berharap pengalaman organisasi dan jaringan politik para tokoh tersebut dapat membantu mempercepat komunikasi dengan masyarakat di berbagai kecamatan.
DPD PSI Kabupaten Pasuruan kini menghadapi agenda konsolidasi organisasi yang semakin intensif. Penguatan struktur hingga tingkat bawah menjadi salah satu fokus untuk membangun organisasi yang mampu bekerja lebih dekat dengan masyarakat.
Tri Wicahyo Sudrajat optimistis kehadiran para tokoh baru dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan PSI di Kabupaten Pasuruan. Ia juga menekankan pentingnya kerja organisasi yang terukur dan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Dengan bertambahnya tokoh berpengalaman dari berbagai latar belakang politik, PSI Kabupaten Pasuruan menargetkan konsolidasi organisasi berjalan semakin solid. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.
Bagi PSI Kabupaten Pasuruan, masuknya enam mantan pengurus PK Golkar bukan hanya menambah jumlah kader, tetapi juga membuka peluang memperluas jejaring politik dan sosial di tingkat kecamatan. Konsolidasi yang dilakukan secara terbuka dan berorientasi pada kerja nyata diharapkan mampu memperkuat kehadiran PSI di tengah masyarakat.
Dengan pengalaman politik yang dibawa para tokoh baru tersebut, PSI Kabupaten Pasuruan kini memiliki tambahan modal organisasi untuk memperluas basis dukungan sekaligus membangun struktur yang lebih kuat menuju Pemilu 2029.
Editor Syafi’i/red
