Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri sidang dugaan ijazah palsu di Pengadilan Negari Jakarta Timur.
SETAJAMPENA.com, Jakarta – Presiden Ketujuh RI, Joko Widodo (Jokowi), tampak hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Timur guna mengikuti proses persidangan perkara fitnah soal ijazah yang menyeret Roy Suryo sebagai terdakwa, serta mengonfirmasi bahwa dirinya membawa dokumen tersebut.
“Bawa,” ucap Jokowi singkat sewaktu menjawab pertanyaan awak media ihwal kepemilikan ijazahnya sebelum melangkah masuk ke dalam ruang sidang, hari Kamis (5/11/2026).
Dirinya menyebutkan bahwa seluruh berkas yang diperlukan telah dipersiapkan dan dibawa serta, meskipun tidak merinci secara detail jenis dokumen apa saja yang dibawanya.
“Semua, semua,” terang Jokowi singkat.
Sebelumnya, kehadiran Jokowi di PN Jaktim ini diagendakan untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam agenda sidang kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa Roy Suryo.
Pada Kamis (5/11) pagi, Jokowi terpantau menjejakkan kaki di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB dengan balutan busana kemeja batik dipadu peci hitam di kepalanya, serta didampingi oleh kedua buah hatinya, Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep.
Guna mengawal kelancaran jalannya persidangan yang menghadirkan Jokowi sebagai saksi kunci ini, sebanyak 1.200 aparat keamanan gabungan diterjunkan langsung ke area Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) pada hari Kamis.
“Dari pihak keamanan, kami menyiapkan sekitar 1.200 personel untuk mengamankan kawasan PN Jakarta Timur selama jalannya persidangan,” ujar Kapolsek Cakung, Kompol Andre Tri Putra, saat ditemui di Jakarta pada hari Kamis.
Kekuatan personel gabungan tersebut melibatkan unsur TNI, kepolisian (Polri), hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) wilayah Jakarta Timur.
Berdasarkan keterangan Andre, pengerahan aparat dalam jumlah besar ini bertujuan mengantisipasi segala kemungkinan gangguan terhadap keamanan serta ketertiban umum (kamtibmas) selama sidang berlangsung.
Terlebih lagi, kehadiran sosok Jokowi diprediksi bakal menyedot perhatian publik secara luas, termasuk memicu kedatangan massa simpatisan dari dua kubu yang memiliki sikap bertolak belakang.
Massa yang dimaksud mencakup para pendukung Jokowi yang tergabung dalam ormas Projo serta massa dari kubu Roy Suryo beserta rekan-rekannya yang diperkirakan turut memadati area sekitar lokasi pengadilan.
“Karena hari ini akan ada massa dua kubu baik dari Projo dan kubu Roy Suryo cs, jadi estimasi massa cukup banyak,” tutur Andre.
Pihaknya menaruh harapan besar agar langkah pengamanan ketat ini mampu menjamin situasi tetap tertib dan aman sepanjang rangkaian persidangan bergulir.
Di samping itu, fokus pengamanan tidak sekadar dicurahkan pada bangunan utama PN Jakarta Timur saja, melainkan turut mencakup pengawasan wilayah sekitar demi kelancaran aktivitas warga setempat. net
Editor: Audi/red
