Berita Hukum & Kriminal

Patroli Nelayan Pancur Tingkatkan Keselamatan Hadapi Cuaca Ekstrem Laut

Patroli nelayan di Pelabuhan Pancur, Lingga, dilakukan Polri untuk meningkatkan keselamatan masyarakat pesisir melalui edukasi cuaca ekstrem, penggunaan pelampung, dan penguatan kamtibmas.

LINGGA, SETAJAMPENA.COM
Patroli Nelayan Pancur Tingkatkan Keselamatan Hadapi Cuaca Ekstrem Laut
Patroli nelayan kembali dilakukan jajaran Kepolisian di wilayah pesisir Kabupaten Lingga sebagai upaya meningkatkan keselamatan masyarakat yang beraktivitas di laut. Kegiatan tersebut berlangsung di Pelabuhan Pancur, Kelurahan Pancur, Kecamatan Lingga Utara, Senin (27/7/2026), dengan sasaran para nelayan yang akan maupun baru selesai melaut.

Kapospol Pancur Bripka Hendri memimpin patroli dialogis sekaligus memberikan penyuluhan kepada para nelayan mengenai pentingnya meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem dan musim hujan yang berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran. Edukasi itu diberikan sebagai langkah preventif agar para nelayan lebih siap menghadapi perubahan kondisi cuaca di perairan.

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Hendri mengingatkan para nelayan agar selalu memantau informasi prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum memutuskan berangkat melaut. Informasi cuaca dinilai menjadi salah satu acuan penting untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat gelombang tinggi maupun angin kencang.

Selain itu, para nelayan juga diimbau untuk melengkapi perlengkapan keselamatan, terutama menggunakan life jacket atau pelampung saat berlayar. Penggunaan alat keselamatan tersebut diharapkan dapat meminimalkan dampak apabila terjadi kondisi darurat di tengah laut.

Kapolres Lingga AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Daik Lingga IPTU Suhendri menegaskan bahwa keselamatan masyarakat pesisir merupakan salah satu prioritas Polri yang diwujudkan melalui pendekatan preventif dan edukatif.

Kami mengimbau seluruh nelayan agar tidak mengabaikan informasi cuaca dari BMKG dan selalu mengutamakan keselamatan saat melaut. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen untuk memberikan perlindungan, pelayanan, serta menciptakan rasa aman bagi seluruh warga,” ujar IPTU Suhendri.

Tidak hanya memberikan edukasi, personel kepolisian juga melaksanakan patroli di kawasan Pelabuhan Pancur untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kehadiran polisi di kawasan pelabuhan bertujuan menciptakan situasi yang aman sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat pesisir.

Melalui dialog langsung dengan para nelayan, petugas juga menghimpun berbagai informasi yang berkembang di lingkungan sekitar. Informasi tersebut menjadi bagian dari langkah deteksi dini sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Kegiatan patroli dan sambang tersebut mendapat respons positif dari para nelayan. Mereka menyambut baik kehadiran personel Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan edukasi mengenai keselamatan saat beraktivitas di laut.

Upaya preventif seperti patroli dialogis dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan pelayaran sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan warga pesisir. Dengan komunikasi yang semakin baik, diharapkan budaya mengutamakan keselamatan saat melaut terus tumbuh sehingga risiko kecelakaan akibat cuaca ekstrem dapat ditekan, sementara situasi kamtibmas di kawasan Pelabuhan Pancur tetap terjaga dengan kondusif.(Net/hum).

Editor: Syafi’i/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *