Berita Warna Warni

Bupati Bima Resmi Buka MTQ Tingkat Kecamatan Lambu, 210 Peserta Siap Berlaga

Laporan Wartawan SETAJAMPENA.com Biro Bima: Abdul Haris

SETAJAMPENA.com, Bima (NTB) — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Bima, Ady Mahyudi, pada Kamis (24/9/2026) malam. Kegiatan sakral ini merupakan jenis perlombaan yang berfokus pada kegiatan membaca, menghafal, memahami, serta mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut laporan Ketua Panitia Pelaksana MTQ Tingkat Kecamatan Lambu, Masrun M. Ali yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Sumi, perhelatan akbar ini diikuti oleh sebanyak 210 peserta. Para peserta tersebut merupakan perwakilan terbaik dari berbagai desa yang ada di wilayah Kecamatan Lambu.

Dalam pelaksanaannya tahun ini, panitia penyelenggara telah menyiapkan total 13 cabang atau mata lomba untuk dipertandingkan oleh para kafilah. Berbagai persiapan matang telah dilakukan oleh pihak desa bersama panitia demi menyukseskan jalannya acara keagamaan ini.

Adapun tujuan utama dari penyelenggaraan lomba MTQ tingkat Kecamatan Lambu ini adalah sebagai ajang penjaringan bibit-bibit unggul. Melalui ajang ini, diharapkan lahir para qori, qoriah, hafiz, dan hafizah terbaik yang nantinya akan membawa nama harum serta mewakili Kecamatan Lambu pada ajang MTQ Tingkat Kabupaten Bima.

Rangkaian acara pembukaan yang berlangsung meriah ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala desa se-Kecamatan Lambu, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Antusiasme warga terlihat sangat tinggi dengan memadati arena utama perlombaan sejak sore hingga malam hari.

Berbagai macam cabang lomba yang dipertandingkan memiliki daya tariknya masing-masing. Di antaranya adalah cabang Tilawah Al-Qur’an, yang melombakan seni membaca Al-Qur’an dengan tetap memperhatikan kaidah tajwid, seni lagu, serta kualitas suara peserta.

Selain itu, terdapat pula cabang Tahfidz Al-Qur’an yang menguji kemampuan peserta dalam menghafal ayat suci Al-Qur’an dari golongan 1, 5, 10, 20, hingga 30 juz. Cabang lainnya yang tak kalah bergengsi adalah Fahmil Qur’an, yakni lomba cerdas cermat beregu yang menguji pemahaman mendalam terhadap isi kandungan Al-Qur’an.

Sebagai penutup rangkaian perlombaan yang paling ditunggu-tunggu, terdapat cabang Syarhil Qur’an yang dinilai paling seru serta banyak diminati oleh para penonton. Cabang ini menampilkan kepiawaian peserta dalam menyampaikan pidato atau syiar Al-Qur’an secara beregu, yang dipadukan secara harmonis dengan terjemahan dan penampilan teatrikal yang memukau. ( Ris ).

Editor : Audi/red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *