Berita Warna Warni

Masih dalam Operasi Patuh Semeru 2026, Ditlantas Polda Jatim bersama Satlantas Polres Blitar Lakukan Inspeksi Angkutan Umum

Ditlantas Polda Jatim bersama Satlantas Polres Blitar melakukan inspeksi dan ramp check angkutan umum serta bus pariwisata di wilayah Kabupaten Blitar. (Foto: DNI/SP)

 

SETAJAMPENA.com, Blitar – Ditlantas Polda Jatim berkolaborasi bersama Satlantas Polres Blitar dan stakeholder terkait melakukan inspeksi dan ramp check angkutan umum yang beroperasi di sejumlah transportasi umum dan bus pariwisata di wilayah Kabupaten Blitar, Kamis, (5/11/2026).

Sejumlah bus yang merupakan transportasi umum/bus pariwisata diperiksa satu per satu untuk mengetahui secara langsung kelaikan operasional kendaraan.

Ketua tim inspeksi Ditlantas Polda Jatim, AKP Irani Khristiena, M.A.P., mengungkapkan, pengecekan kelaikan kendaraan angkutan umum ini merupakan kegiatan rutin yang digelar oleh jajaran Polda Jatim.

“Di samping itu juga dalam rangka mendukung Operasi Patuh Semeru 2026. Hal tersebut untuk mencegah kecelakaan sekaligus demi keselamatan bersama,” ungkapnya.

Pihaknya menuturkan, beberapa hal yang menjadi fokus pemeriksaan di antaranya adalah pengecekan administrasi, kelengkapan, dan persyaratan laik jalan bus. Tampak petugas dengan teliti memeriksa kelaikan mesin, rem, lampu, hingga perangkat keselamatan seperti APAR, alat pemecah kaca, kotak obat dan P3K, serta kelengkapan lainnya.

“Kita pastikan bahwa angkutan umum di Kab. Blitar ini memang laik jalan dan memprioritaskan keselamatan penumpang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Blitar, AKP Galih Yasir Munaroq, S.T.K., S.I.K., M.H., yang mendampingi tim dari Ditlantas Polda Jawa Timur mengatakan, dalam inspeksi ini pihaknya melibatkan sejumlah stakeholder terkait antara lain pengelola terminal, Kemenhub, Disperkimhub, BNNK, Dinas Kesehatan, serta Jasa Raharja.

“Jadi, bukan saja fisik kendaraan angkutan umum, tetapi kru juga kita asistensi,” kata AKP Galih Yasir Munaroq.

Sejumlah pengemudi, kernet, dan kondektur maupun kru lainnya diwajibkan mengikuti pemeriksaan kesehatan serta tes urine. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan kesehatan kru benar-benar fit untuk melakukan perjalanan jauh.

“Dari hasil pemeriksaan semua sehat dan tidak ditemukan indikasi penggunaan narkoba maupun miras. Meski demikian tetap kita imbau agar tidak ugal-ugalan di jalan apalagi sampai ngeblong yang dapat menyebabkan kemacetan atau bahkan kecelakaan lalu lintas,” pungkas AKP Galih. Dni

 

Editor: Audi/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *