Catatan Pengingat Setajampena. Com. SP/HIKMAH
SETAJAMPENA. Com.
Penipuan dengan modus menjanjikan kelulusan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) masih sering terjadi dan memakan banyak korban. Modus ini biasanya memanfaatkan keinginan besar masyarakat untuk memiliki pekerjaan yang stabil.
Proses seleksi CASN (CPNS dan PPPK) saat ini sudah menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang transparan, akuntabel, dan hasilnya bisa dipantau secara langsung oleh publik. Oleh karena itu, tidak ada satu pun orang atau oknum yang bisa mengatur kelulusan seseorang.
Berikut adalah ciri-ciri modus penipuan CPNS dan cara menghindarinya:
Ciri-Ciri Penipuan CPNS/PPPK
Meminta Sejumlah Uang:
Pelaku biasanya meminta uang pelicin atau biaya administrasi dengan nominal puluhan hingga ratusan juta rupiah dengan janji “pasti lolos”.
Mengaku Punya Jalur Belakang: Pelaku sering kali mengaku sebagai pejabat, panitia seleksi, atau memiliki kenalan “orang dalam” di kementerian/lembaga.
Menggunakan Surat Palsu:
Korban sering diberikan Surat Keputusan (SK) pengangkatan atau surat diklat palsu yang menggunakan logo garuda atau kementerian untuk meyakinkan korban.
Proses yang Rahasia:
Pelaku biasanya meminta korban untuk merahasiakan transaksi atau kesepakatan tersebut agar tidak ketahuan pihak lain.
Cara Menghindari Penipuan
Percaya pada Kemampuan Sendiri: Kelulusan Anda murni ditentukan oleh hasil nilai ambang batas (passing grade) dan peringkat Anda pada ujian resmi.
Pantau Saluran Resmi:
Seluruh informasi pendaftaran, jadwal, hingga pengumuman hasil hanya dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui situs resmi sscasn.bkn.go.id atau situs resmi instansi pemerintah yang dilamar.
Jangan Pernah Mentransfer Uang: Penerimaan CPNS tidak dipungut biaya sepeser pun untuk proses kelulusan.
Laporkan Jika Menemukan Kejanggalan:
Jika Anda menemui oknum yang menawarkan modus ini, segera laporkan ke pihak berwajib atau melalui kanal pengaduan resmi seperti kemendepanrb atau BKN.
Apakah Anda sedang menghadapi tawaran mencurigakan dari oknum tertentu, atau ingin memastikan validitas informasi pendaftaran yang sedang dibuka saat ini?
Editor : Hikmah/red
