Berita Pemerintahan

Polda Sumsel Perkuat Perencanaan Dukung Program Prioritas Nasional

SUMSEL, SETAJAMPENA.COM

Polda Sumsel memperkuat fungsi perencanaan sebagai langkah strategis untuk mendukung program prioritas nasional melalui penyelarasan kebijakan organisasi, perencanaan kerja, dan penganggaran. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Perencanaan Umum dan Anggaran Tahun 2026 yang digelar di Hotel The Zuri Radial Palembang, Selasa (21/7/2026).

Rakernis tersebut menjadi forum penting bagi jajaran Polda Sumatera Selatan dalam menyusun arah kebijakan organisasi agar selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027. Selain itu, kegiatan ini juga memastikan setiap program dan penggunaan anggaran mampu mendukung agenda pembangunan nasional, mulai dari ketahanan pangan, ketahanan energi, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga implementasi Program Presisi Polri.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana yang mewakili Kapolda Sumsel. Rakernis turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan Rahmadi Murwanto, para pejabat utama Polda Sumsel, serta personel yang membidangi fungsi perencanaan dari seluruh satuan kerja (Satker) dan satuan wilayah (Satwil).

Selain membahas sinkronisasi kebijakan, Rakernis juga mengevaluasi pelaksanaan anggaran tahun berjalan. Hingga pertengahan Juli 2026, serapan anggaran Polda Sumsel telah mencapai 63,71 persen atau sekitar Rp1,17 triliun. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator pelaksanaan program yang terus berjalan sesuai target.

Forum itu juga membahas sejumlah agenda strategis untuk memperkuat organisasi kepolisian di Sumatera Selatan. Beberapa di antaranya meliputi usulan peningkatan status Polres Lubuklinggau, peningkatan tipe Polsek Kayuagung dan Polsek Lempuing, pembentukan 16 Pos Polisi Subsektor (Polsubsektor) baru, serta percepatan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang ditargetkan dapat diwujudkan oleh seluruh satuan kerja pada 2027.

Melalui pembahasan tersebut, Polda Sumsel ingin memastikan bahwa penguatan kelembagaan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Langkah itu juga diharapkan mampu mempercepat respons terhadap berbagai tantangan keamanan di wilayah Sumatera Selatan.

Dalam amanat Kapolda Sumsel yang dibacakan Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana, ditegaskan bahwa kualitas perencanaan menjadi fondasi utama keberhasilan organisasi dalam menjawab tantangan pembangunan nasional.

Ia menekankan bahwa setiap penyusunan program kerja dan anggaran harus berlandaskan data, analisis kebutuhan, serta pemetaan risiko di setiap wilayah. Pendekatan tersebut akan menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran sekaligus mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan.

Perencanaan program kerja dan anggaran harus berbasis data, analisis kebutuhan serta risiko wilayah sehingga mampu mendukung stabilitas kamtibmas secara berkelanjutan. Keberhasilan tidak hanya diukur dari besarnya serapan anggaran, tetapi dari kualitas manfaat yang dirasakan institusi maupun masyarakat,” tegas Brigjen Pol Rony Samtana.

Pendekatan berbasis data juga menjadi bagian dari upaya memperkuat efektivitas penggunaan anggaran agar setiap program benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh jajaran Polda Sumsel berkomitmen mengawal program prioritas pemerintah melalui tata kelola anggaran yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Menurutnya, perencanaan yang matang akan menghasilkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, penguatan fungsi perencanaan juga akan meningkatkan kemampuan institusi dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, memperkuat mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta meningkatkan efektivitas penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

Kami memastikan seluruh jajaran Polda Sumsel terus memperkuat sinergi dalam mendukung program prioritas nasional. Perencanaan yang baik akan menghasilkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, responsif, dan mampu memberikan rasa aman sehingga pembangunan serta pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan dapat berjalan secara optimal,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Melalui Rakernis Fungsi Perencanaan Umum dan Anggaran Tahun 2026, Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk membangun tata kelola organisasi yang semakin efektif, adaptif, dan akuntabel. Perencanaan yang berbasis data, didukung pengelolaan anggaran yang transparan, diharapkan mampu memperkuat pelayanan kepolisian sekaligus menciptakan stabilitas keamanan yang menjadi fondasi penting bagi kelancaran pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan.(Net/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *