SETAJAMPENA.Com, Sampang.Proyek P3TGAI di Tambelangan Sampang Diduga Asal-asalan, yaitu Pembangunan talud saluran irigasi di Desa Barunggagah, Kecamatan Tambelangan, Sampang, Madura, menimbulkan tanda tanya. Metode pasangan batu mortar tampak tanpa pondasi dan bentuknya tidak sesuai spesifikasi.
Program P3TGAI tahun 2026 senilai Rp195 juta yang dikelola P3A Tunas Muda itu diduga dikerjakan asal-asalan. Aktivis Sampang, Moh Zen, menyayangkan teknik yang diterapkan di lapangan.
“Pasangan batu mortar seharusnya lebar di bawah meruncing ke atas. Fakta di lapangan malah sebaliknya, lebih lebar atas daripada bawah. Ini mudah roboh dan longsor,” ujar Moh Zen. Sabtu (1/8’2026).
Menurutnya, komposisi mortar juga diduga tidak ideal karena perbandingan semen dan pasir dinilai terlalu rendah. Tanpa menduhului pihak yang berkompeten, Moh Zen mengatakan talud yang baik berbentuk trapesium dengan kemiringan perbandingan 1:5 atau 1:4 untuk menahan tekanan tanah lateral.
Moh Zen juga menyayangkan peran Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) selama proses pengerjaan. Ia meyakini TPM tidak mengawasi dan mendampingi setiap tahapan pembangunan sebagaimana mestinya.
Ia mendesak koordinator Kabupaten Tenaga Ahli P3TGAI memerintahkan asisten dan konsultannya untuk mengevaluasi proyek tersebut secara menyeluruh. Hingga berita ini tayang, tim kesulitan menghubungi ketua P3A Tunas Muda dan TPM setempat. (Tim).
Redaktur : Audi
