Prajurit Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batuporon bergerak cepat mengevakuasi jenazah seorang pria tanpa identitas yang ditemukan mengapung di perairan depan Dermaga Lanal Batuporon, Bangkalan, Madura, Senin (27/7/2026). (Foto: TNI)
SETAJAMPENA.com, Surabaya – Peristiwa penemuan sesosok mayat di tengah laut bermula dari adanya laporan yang disampaikan oleh jajaran personel KRI Sampari-628 yang tengah mengemban tugas pengamanan di sekitar perairan Batuporon.
Selepas menerima informasi darurat tersebut, unsur pengamanan Arsenal beserta personel Lanal Batuporon langsung bergerak cepat melakukan koordinasi serta menerjunkan Tim Patroli Keamanan Laut (Patkamla) guna melaksanakan operasi evakuasi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik permulaan, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan identitas yang masih belum terungkap.
Saat ditemukan terapung, korban tampak mengenakan celana pendek berwarna hitam serta kaos bermotif garis putih hitam, disertai temuan adanya luka lecet atau robek di area dahi sebelah kanan serta pada bagian pangkal hidung.
Regu Tim Patkamla Lanal Batuporon kemudian sukses mengevakuasi jasad korban menuju ke area Dermaga Beaching Pos Barat Lanal Batuporon guna menjalankan prosedur penanganan pertama.
Berikutnya, jenazah tersebut langsung diserahkan kepada jajaran Satpolairud Polres Bangkalan sebelum dilarikan ke RSUD Syamrabu (Rato Ebu) Bangkalan untuk menjalani serangkaian pemeriksaan autopsi dan identifikasi lebih mendalam.
Komandan Lanal Batuporon, Letkol Laut (P) Ari Wibowo, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan komitmen institusinya untuk terus memperkuat sinergisitas bersama aparat penegak hukum lain dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah laut serta merespons setiap insiden yang terjadi di perairan.
Sang Danlanal turut menyampaikan imbauan kepada segenap warga masyarakat yang merasa kehilangan kerabat atau anggota keluarganya dengan ciri-ciri fisik serupa agar segera melapor dan berkoordinasi dengan instansi berwenang demi mempercepat proses pengungkapan identitas korban.
Seluruh rangkaian operasi penyelamatan dan evakuasi ini dinilai sejalan dengan instruksi tegas dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, agar seluruh prajurit TNI AL selalu siaga dalam menanggapi berbagai kejadian di kawasan perairan, meningkatkan kerja sama lintas instansi, serta menjunjung tinggi profesionalisme dalam melayani dan melindungi masyarakat pesisir maupun maritim. net
Redaksi: Audi
