Foto Dokumentasi : SP/SUMARNI OSI, Suasana Arisan Keluarga Ompu Dopi di Kediaman Zakaria Kelurahan Lewirato Raba-Bima.
SETAJAMPENA.com, Bima. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan tampak jelas dalam acara arisan rutin bulanan Keluarga Besar Ompu Dopi (Ama Baroha/ Alm. Ibrahim Dopi) yang diselenggarakan pada akhir pekan ini, tepatnya pada Sabtu (10/10/2026) malam.
Pertemuan yang menjadi agenda berkala tersebut berhasil menghadirkan puluhan anggota keluarga dari berbagai wilayah untuk saling berkumpul, dengan jumlah keseluruhan anggota arisan ini mencapai 30 an orang.
Acara silaturahmi yang penuh dengan makna kebersamaan ini dipusatkan di salah satu lokasi kediaman anggota keluarga yang telah disepakati bersama atau yang ketempatan dapat arisan yakni dirumahnya Zakariya anak dari Jamaludin/Isyah di Kelurahan Lewirato dekat SMPN 1 Bima. Para anggota keluarga antusias berdatangan dengan membawa semangat baru, satu tujuan yaitu temu kangen sesama keluarga ‘Ompu Dopi”( Ama Baroha/ Ina Mene) yang asli penduduk Kelurahan Penaraga Raba Bima.
Tujuan utama arisan keluarga Ompu Dopi adalah mempererat tali silaturahmi dan menjaga komunikasi di antara kerabat yang sering kali terhalang oleh kesibukan sehari-hari.
Menjaga Silaturahmi yang Menjadi wadah rutin untuk bertemu, bertukar kabar, dan memperkuat hubungan kekeluargaan agar tidak terputus.
Sarana Komunikasi dan Informasi yang menjadikan tempat efektif untuk mengetahui kondisi terbaru, baik kesehatan, maupun perkembangan hidup dari masing-masing anggota keluarga Alm. Ama Baroha/Ibrahim atau nama tenarnya Ompu Dopi.
Bentuk Dukungan Sosial untuk Memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian antar kerabat, di samping fungsi sekundernya sebagai sarana untuk membantu menabung secara berkala.
Ketua panitia sekaligus pemimpin jalannya arisan, Sulastiani berprofesi sebagai guru SDN Raba 8, anak Almarhum Supi’i / Almarhumah Umi tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran seluruh anggota keluarga Ompu Dopi. Sulastiani atau akrab di sapa “Ani” menekankan pentingnya menjaga tali silaturahmi lintas generasi tersebut agar hubungan kekeluargaan Ompu Dopi tetap erat dan jangan sampai terputus, jangan sampai hubungan kekeluargaan Ompu Dopi terputus gegara status sosial ataupun masalah kecil yang sebenarnya bisa kita selesaikan secara kekeluargaan.
Selain Sulastiani, jalannya administrasi dan pengelolaan keuangan arisan dikoordinasikan oleh Bendahara arisan Sumarni Osi yang juga berprofesi sebagai administrasi salah satu kantor di Kabupaten Bima. Laporan keuangan berkala disampaikan kepada seluruh anggota arisan Ompu Dopi, guna memastikan akuntabilitas dan kelancaran kegiatan ke depan.
Sementara acara arisan bulanan belum bisa diikuti keluarga besar Haji. M.Amin Jia Sape, Keluarga, Abd. Wahab Surabaya dan keluarga besar Hadijah dari Sumbawa, kedepan keluarga yang jauh mungkin bisa bergabung belakangan sambil berjalan dulu kumpulan arisan keluarga Ompu Dopi dari Kota Bima.
Agenda utama dari pertemuan ini meliputi arisan rutin, ramah tamah, serta diskusi santai mengenai berbagai perkembangan terbaru di dalam momen keluarga besar Ompu Dopi. Setiap anggota saling berbagi kabar dan bertukar cerita.
Momen makan bersama menjadi salah satu sesi yang paling dinantikan oleh seluruh keluarga Ompu Dopi. Berbagai hidangan khas nusantara disajikan, menambah keakraban sambil menikmati santap malam bersama di tengah suasana yang santai penuh kekeluargaan.
Kehadiran para generasi muda dan anak-anak dalam acara ini turut memberikan warna tersendiri. Hal ini sejalan dengan tujuan para pendahulu keluarga (Alm.Ompu Dopi) untuk mengenalkan dan mendekatkan ikatan kekerabatan sejak usia dini.
Sesi foto bersama menjadi agenda penutup yang wajib dilakukan untuk mengabadikan momen kebersamaan tersebut. Seluruh anggota keluarga berbaris rapi dan berpose bersama.
Melalui kegiatan temu kangen seperti ini, diharapkan nilai-nilai kekeluargaan dan gotong royong yang telah diwariskan oleh Ompu Dopi dapat terus terjaga dan dilestarikan oleh anak cucu di masa mendatang.
Koordinasi antar-pengurus yang dipimpin oleh Ibu Guru Sulastiani dan Sumarni dinilai sangat baik dalam menyukseskan acara kali ini. Persiapan yang matang membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala.
Menjelang akhir acara, disepakati pula waktu dan tempat pelaksanaan arisan periode selanjutnya. Pengumuman tersebut disampaikan agar para anggota dapat mempersiapkan diri dan kembali hadir pada kesempatan berikutnya.
Acara ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran pertemuan hari ini. Seluruh anggota keluarga kemudian berpamitan satu sama lain dengan membawa kesan mendalam serta harapan agar kesehatan senantiasa menyertai.
Sekedar mengingat kembali Silsilah atau daftar anggota keluarga Alm. Ibrahim dan Siti Aminah (Ompu Dopi) asli Penduduk Kelurahah Penaraga Raba-Bima:
1 Hadijah Sumbawa
(Guntur, Yani, Ashadiwan, Togar,Jum, Kartini)
2.Alm. Haji. M. Amin Jia Sape
(Nurjaya, Hikmahjaya, Alm.
Syarifuddin, Alm. Lukman, Abd Haris, Purnana, Nurulhaq, Rahmawati)
3.Ismail Penaraga
(Alm.Zubaeda,Samsuddin, Tamrin, Ratna,Raoda, Rahma, Rahmi)
4.Alm. Isa Penaraga
(Sumarni, Zakaria, M. Yusuf, Syarifuddin)
5.Abd. Wahab Surabaya
(Ernani, Sriwahyuni, Heru, Aries)
6.Alm. Umi Rabadompu barat
(Alm.Sugiati,Sulistiani,Sugito,Sulastri)
7.Hafsah Penaraga.
(Nuraini, Sukarman, Sumantiar, Kurais)
Saat ini yang menjadi orang tua/panutan yang dituakan pada perkumpulan arisan keluarga Ompu Dopi adalah “Hafsah” karena Ismail terkendala dengan penglihatan mata
yang kabur, SETAJAMPENA Com mengucapkan “, KALEMBO ADE MENA” Walau tidak ikut berkumpul dalam arisan keluarga Ompu Dopi tapi tetap mensupport dari jauh (Surabaya) dengan Do’a agar acara lancar selalu.
Dari ketujuh anak Almarhum Ibrahim/Almarhumah Siti Aminah (Ompu Dopi) tersebut berkembang menjadi silsilah keluarga besar anak cucu, cicit maupun buyut dari Ompu Dopi yang beragam profesi ada yang menjadi guru, Aparatur Sipil Negara (ASN), Anggota TNI, Pengusaha, Wiraswasta. (Audi).
Penulis : Audi/Hiki.
