Setetes Embun Penyejuk Hati : Hikmahjaya Direktur SETAJAMPENA. Com
SETAJAMPENA. Com.
Banyak orang yang hidupnya merasa kurang tenang dan bahkan rusak, hanya langsung percaya mendengar kabar dari tetangga, sudah berani menghakimi tanpa berpikir apa yang sebenarnya terjadi. Maka Sebelum memutuskan, dengarkan dulu dari kedua belah pihak.
Jika belum tahu kenyataannya, jangan gampang menilai dari kata orang.
Jika belum melihat kenyataannya, jangan tergesa-gesa menyebar cerita,
Jangan hanya percaya pada apa yang kamu dengar, tetapi carilah apa yang sebenarnya terjadi.
Untuk itu Ingatlah, apa yang kata orang belum tentu jadi kenyataannya,
Kabarnya belum tentu benar, dan yang tampak belum tentu menggambarkan keadaan yang sebenarnya. Orang yang saat ini kamu anggap salah, belum tentu dia yang memulai.
Orang yang kamu anggap buruk, belum tentu hatinya penuh dosa.
Kadangkala, orang diam itu bukan karena salah, tetapi karena sudah lelah membela diri sendiri kepada orang yang tidak mau mengerti.
Jangan gampang menerima perkataan sebelum memastikan kebenarannya, Jangan sampai lidahmu lebih cepat daripada pikiranmu, Jangan sampai jarimu lebih cepat menyebar kabar daripada hatimu menimbang kebenaran.
Sebab kata-kata yang sudah keluar dari mulut, tidak gampang ditarik kembali, Dan fitnah yang sudah menyebar, kadang meninggalkan luka yang tidak bisa sembuh hanya dengan kata maaf. Orang yang bijaksana itu, tidak hanya pintar ngomong, tetapi juga mengerti kapan harus diam.
Tidak hanya pintar mendengarkan, tetapi juga bisa memilah mana kebenaran dan mana kebohongan,
Kebenaran itu akan tetap luhur, walaupun kadang ditutupi oleh kebohongan.
Maka, jika belum mengerti, tanyalah,
Jika belum jelas, carilah bukti,
Jika belum mengerti semuanya, lebih baik diam daripada ikut-ikutan menghakimi, Jangan sampai kamu merasa menjadi orang yang paling benar, tetapi ternyata hanya menjadi corong untuk menyebarkan kesalahan.
Harus kita Ingat, jangan gampang percaya kepada kata orang, Karena yang menceritakan dan yang mendengarkan belum tentu mengerti apa-apa. Ya Allah, tampakkanlah kebenaran itu benar dan karuniakanlah kami kekuatan untuk mengikutinya, serta tampakkanlah kebatilan itu batil dan karuniakanlah kami kekuatan untuk menjauhinya.
Ya Allah, berikanlah pengetahuan supaya aku bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah,
Juga berikanlah kekuatan supaya aku bisa menetapi kebenaran dan menyingkiri kebatilan.
Semoga Gusti Allah senantiasa menjaga lisan, pikiran, dan hati kita,
Supaya tidak gampang menghakimi orang lain hanya dari kata orang, tetapi bisa bertindak adil didasari kasunyatan (kenyataan).
Jangan jadi orang yang gampang percaya, tetapi jadilah orang yang mau mencari kebenaran. Karena lebih baik dianggap diam tapi adil, ketimbang dianggap mengerti tapi ternyata hanya menyebar fitnah.
Editor : Hikmah/red.
