PASURUAN,SETAJAMPENA.COM
– Pagelaran seni budaya di Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, berlangsung meriah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Sebanyak 20 tim dari berbagai dusun ambil bagian dalam kegiatan yang memadukan kreativitas warga, kesenian lokal, kostum unik, tarian, serta pertunjukan musik sound horeg.

Ribuan warga memadati sisi jalan desa untuk menyaksikan iring-iringan peserta. Setiap tim menampilkan konsep dan kreasi masing-masing, mulai dari kostum ratu, raja, dan dayang-dayang hingga busana warna-warni, pakaian adat yang dimodifikasi, serta kostum berbahan daur ulang.
Dentuman sound system berdaya besar turut menjadi daya tarik tersendiri.
Sejumlah truk membawa perangkat pengeras suara berlapis dengan suara bass yang kuat, sementara para peserta menampilkan koreografi sepanjang rute kegiatan.
Panitia penyelenggara, Wibowo, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk melestarikan budaya dan memperkuat kebersamaan antarwarga.

Menurutnya, panitia terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan pada tahun-tahun sebelumnya. Koordinasi antarwarga di setiap dusun menjadi salah satu kunci agar kegiatan dapat berlangsung kompak dan tertib.
“Tahun ini ada 20 tim dari berbagai dusun se-Desa Ngerong yang ikut berpartisipasi,” ujar Wibowo.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah desa serta aparat keamanan. Menurutnya, sinergi antara panitia, masyarakat, pemerintah desa, Polsek, dan Koramil membantu menjaga keamanan serta kelancaran kegiatan.
Selain menjadi hiburan massal bagi masyarakat, pagelaran tersebut memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan manfaat ekonomi. Kehadiran ribuan penonton membuka peluang bagi UMKM, pedagang kaki lima, penyedia jasa kostum, hingga pelaku usaha kecil lainnya.
Kegiatan tersebut juga mendorong keterlibatan pemuda desa. Mereka ikut menyiapkan dekorasi, menyusun konsep penampilan, mengatur iring-iringan, dan membantu memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana.
Kepala Desa Ngerong, Jemik Sadiman, secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta dan masyarakat menjaga kerukunan, mengedepankan gotong royong, serta memperhatikan keselamatan selama acara berlangsung.
Jemik juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Desa Ngerong. Sebelum peserta diberangkatkan, panitia mengawali kegiatan dengan doa bersama dan pembacaan Surat Al-Fatihah. Setelah itu, kegiatan dibuka secara resmi dengan bacaan Bismillahirrahmanirrahim.
Jemik berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, aman, dan kondusif. Ia mengingatkan peserta serta masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama pertunjukan berlangsung.
Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polsek, Koramil, pemerintah desa, serta seluruh warga yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Dengan perpaduan seni, kreativitas, hiburan, dan partisipasi masyarakat, pagelaran tersebut tidak hanya memeriahkan HUT RI ke-81, tetapi juga memperkuat interaksi sosial dan membuka ruang ekonomi bagi warga Desa Ngerong. Kekompakan 20 tim menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui gotong royong dan pelestarian budaya di tingkat desa.
Editor Syafi’i/red
