Berita Pendidikan & Budaya

Legupit Carnival 2026 Meriah, 2.500 Peserta Perkuat Persatuan Warga

PASURUAN, SETAJAMPENA.COM– Legupit Carnival 2026 mencapai puncak kemeriahan pada Sabtu malam (10/10/2026). Sekitar 2.500 peserta dari enam rukun tetangga (RT) memeriahkan parade karnaval di Dusun Legupit, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, dengan menampilkan beragam kreasi budaya, kostum tematik, dan iringan sound system.

Mengusung tema “Legupit Nyawiji Dadi Siji” yang berarti bersatu menjadi satu, kegiatan tersebut menjadi ajang hiburan sekaligus ruang kebersamaan bagi masyarakat. Warga memadati sepanjang rute untuk menyaksikan penampilan setiap kelompok yang membawa ciri khas dan kreativitas masing-masing.

Panitia memulai parade dari Perempatan Jurang Pelen 1 dan mengakhiri rute di SDN Karangrejo. Para peserta menempuh perjalanan sekitar satu kilometer dengan membawa beragam properti, kostum, serta formasi pertunjukan yang mencerminkan tema masing-masing RT.

Enam RT berpartisipasi dalam Legupit Carnival 2026 dengan mengangkat tema yang terinspirasi dari cerita rakyat, legenda, hingga gambaran kehidupan sosial masyarakat. Setiap kelompok berupaya menampilkan karakter tersendiri melalui penataan kostum, properti, dan koreografi parade.

RT 02 membuka rangkaian penampilan dengan tema Joko Seger dan Roro Anteng, yang mengangkat legenda asal-usul Gunung Bromo. Selanjutnya, RT 01 menghadirkan tema Nyai Bendolegi, yang menonjolkan cerita lokal dan kekayaan tradisi masyarakat.

RT 03 tampil dengan tema Koboi, membawa suasana berbeda melalui konsep bergaya Barat yang energik. Sementara itu, RT 04 mengangkat kisah Joko Tarub dan Tujuh Bidadari dengan kostum warna-warni dan nuansa cerita rakyat klasik.

Dua kelompok lainnya juga memberikan warna tersendiri. RT 05 mengusung tema Perang Babi Pembangunan, sedangkan RT 06 menampilkan Rojo Alengko dengan konsep tokoh dan pertunjukan kolosal.

Perbedaan tema tersebut memperlihatkan keberagaman gagasan yang dikembangkan warga. Setiap kelompok memanfaatkan parade sebagai kesempatan untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat kekompakan antarwarga.

Selain penampilan peserta, keberadaan enam sound system menjadi bagian penting dalam kemeriahan Legupit Carnival 2026. Setiap RT membawa perangkat audio andalan untuk mengiringi penampilan dan menambah semarak suasana sepanjang rute karnaval.

RT 01 menghadirkan Black Ban, RT 02 membawa KSD Maximal Music, dan RT 03 menampilkan Desmo Music. Sementara itu, RT 04 mengandalkan Mahardika Pro Audio, RT 05 menghadirkan Kopi Dang Music, dan RT 06 membawa Sembilan Production.

Kehadiran masing-masing sound system tidak hanya melengkapi pertunjukan, tetapi juga menunjukkan keterlibatan setiap wilayah dalam menyukseskan acara. Koordinasi peserta dan pengelola audio menjadi bagian penting untuk menjaga parade tetap berjalan tertib.

Partisipasi enam RT tersebut sekaligus memperlihatkan semangat gotong royong masyarakat Dusun Legupit. Warga berkontribusi melalui persiapan kelompok, penampilan, dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

Pemberangkatan parade diawali dengan penampilan Kepala Dusun Legupit bersama istri dan anak-anaknya yang menaiki Kereta Kencono. Rombongan tersebut menjadi bagian dari pembukaan simbolis sebelum iring-iringan peserta bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan.

Setelah Kereta Kencono, Mobil Siaga Dusun Legupit mengikuti barisan, kemudian disusul kelompok-kelompok peserta dengan beragam kostum dan properti. Kehadiran rombongan pembuka tersebut menandai dimulainya rangkaian parade yang disaksikan warga di sepanjang jalan.

Susunan iring-iringan memberikan gambaran mengenai keterlibatan unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut. Parade kemudian berlanjut dengan penampilan enam RT sesuai konsep yang telah dipersiapkan masing-masing kelompok.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia menggelar apel kesiapan pengamanan pada sore hari. Personel dari Polsek Gempol dan Koramil Gempol turut hadir dalam persiapan tersebut.
Panitia bersama petugas menyampaikan sejumlah imbauan kepada peserta dan penonton. Masyarakat diminta tidak membawa minuman keras, menjaga ketertiban, mempertahankan kebersihan lingkungan, serta tidak memasuki barisan peserta selama parade berlangsung.

Sebagai bagian dari upaya pengamanan, setiap sound system mendapatkan pengawalan dua personel. Pengawalan tersebut bertujuan membantu menjaga ketertiban rombongan dan mengantisipasi potensi gangguan selama kegiatan.

Petugas juga diharapkan menyampaikan imbauan secara humanis kepada penonton. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati hiburan tanpa mengabaikan keselamatan peserta, kenyamanan pengunjung, maupun hak pengguna jalan di sekitar lokasi.

Koordinasi antara panitia, peserta, warga, dan petugas keamanan menjadi unsur penting dalam mendukung kelancaran acara yang melibatkan ribuan orang tersebut.
Legupit Nyawiji Dadi Siji, Perkuat Kebersamaan
Legupit Carnival 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pertemuan berbagai gagasan dan kreativitas warga.

Keterlibatan sekitar 2.500 peserta dari enam RT memperlihatkan besarnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan bersama di tingkat dusun.

Tema “Legupit Nyawiji Dadi Siji” menjadi pesan utama yang mengiringi pelaksanaan karnaval. Persatuan dan gotong royong menjadi nilai yang tercermin melalui persiapan serta penampilan setiap kelompok.

Ke depan, kegiatan semacam ini dapat menjadi sarana untuk menjaga tradisi kebersamaan sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat dalam mengembangkan kreativitas. Pelestarian budaya lokal juga perlu berjalan seiring dengan kepedulian terhadap ketertiban, kebersihan, dan keselamatan bersama.

Puncak Legupit Carnival 2026 pun menjadi momentum bagi warga Dusun Legupit untuk mempererat silaturahmi. Sebab, keberhasilan sebuah pesta rakyat tidak hanya terlihat dari kemeriahan parade, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga persatuan di tengah beragam kreativitas.

Penulis, editor: Syafi’i red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *